Jangan anggap enteng sistem pendingin mesin mobil Anda. Bila sistem ini tidak bekerja normal temperatur kerja mesin bisa terpengaruh dan akibatnya bisa dibayangkan. Mobil terasa tidak bertenaga dan terasa sekali konsumsi bahan bakarpun menjadi lebih boros. Dua hal ini akibat permasalahan pada sistem pendingin mesin, yang masih terbilang belum fatal. Kalau memang sudah parah, masalah heat transfer dari mesin ke sistem pendingin, maka komponen dalam mesin seperti ring bahkan piston pun bisa rusak. Artinya kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan fatal yang memaksa mobil harus ‘turun’ mesin dan biaya yang dibutuhkan tentu tidak sedikit.
Supaya tidak terjadi masalah yang tidak diharapkan, ada cara yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Kita bisa mengenali gejala kerusakan sistem pendingin mesin. Cara yang paling mudah adalah melihat indikator temperatur mesin. Bila jarum berada di posisi di atas rata-rata, Anda sudah harus mencurigai. Gejala lain yang bisa dirasakan, adalah tenaga mobil, ketika mobil dipacu pada kecepatan tinggi, secara feeling saja, kita dapat mengetahui ada yang tidak beres, tenaga mesin terasa berkurang diikuti suara ngelitik.
Akibat hal ini maka dampak lainnya adalah konsumsi bahan bakar menjadi boros. Tanda-tanda berikutnya, bila air dalam botol cadangan berkurang dalam jumlah banyak. Masalah pada sistem water jacket bila indikasi di atas terjadi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar